SAUH BAGI JIWA

Janganlah Takut 

Bacaan Alkitab Harian –

Renungan Tanggal: 3 Juli 2026

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.(Matius 10:28)

Kita semua memiliki ketakutannya masing-masing. Ada yang takut kecoa. Ada yang takut gelap. Ada yang takut ketinggian. Ketakutan-ketakutan seperti ini bisa jadi tidak terlalu mengganggu kehidupan kita.

Namun ada juga ketakutan-ketakutan yang bisa menghambat kehidupan dan juga kerohanian kita. Takut mengambil risiko, membuat kita tidak pernah bergerak dari zona nyaman. Takut dihina dan diejek, membuat kita segan memperkenalkan kebenaran kepada orang-orang di sekitar kita. Takut ditolak, membuat kita enggan mengajak teman-teman kita untuk ikut beribadah bersama-sama dengan kita. Takut menderita, sehingga kita belum banyak melakukan hal-hal untuk Tuhan.

Menjadi pengikut Kristus, kita perlu mengalahkan ketakutan-ketakutan ini, yang menghambat kita dalam melakukan firman Tuhan. Apalagi, sebagai pengikut Kristus, kita ditetapkan untuk menghadapi berbagai kesukaran dan penderitaan karena nama Kristus. Seperti yang dituliskan dalam Yohanes 15:20, “Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu.”

Bahkan, nyawa kita pun dapat terancam karena iman kita kepada Kristus. Tetapi Tuhan Yesus mengatakan, “Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.”

Dianiaya karena kebenaran, hal terburuk yang dapat mereka lakukan terhadap kita adalah membunuh kita. Lagipula semua manusia pada akhirnya akan menghadapi kematian. Maka, jika kita bisa mati demi Kristus, itu adalah sebuah kasih karunia. Inilah yang terjadi pada Stefanus. Karena imannya, ia harus mengalami penderitaan dilempar batu sampai mati. Demikianlah ia tidak takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuhnya, tetapi tidak berkuasa atas jiwanya. Ia memilih takut kepada Tuhan dan mempertahankan imannya, karena ia tahu, “Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal” (Yoh. 12:25).

Biarlah kita boleh meneladani para pahlawan iman, yang berani mengorbankan segala-galanya demi Kristus. Demikianlah kita jangan takut mempersembahkan hidup kita untuk Tuhan. Maka sebagai gantinya, Tuhan pun akan menganugerahkan hidup yang kekal kepada kita, seperti janji Tuhan, “…barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya” (Mat. 10:39). Haleluya!

  • Matius 10:24-33

     

    24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.

    25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.

    26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.

    27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.

    28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

    29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

    30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.

    31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

    32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.

    33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?

bible-2167778_1920

Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.

Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).

Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:

Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:

Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583

Tulis berita: SBJ

Volunteers hand putting heart in glass donation jar