SAUH BAGI JIWA

Sampai Ke Ujung Bumi 

Bacaan Alkitab Harian – Kisah Para Rasul 13:42-52

Renungan Tanggal: 17 Apr 2024

“Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi”  (Kisah Para Rasul 13:47)

Ketika bersekolah, kita punya target untuk lulus dan mendapatkan gelar. Setelah lulus TK, kita masuk SD, SMP lalu SMA. Setelah itu, sebagian akan meneruskan ke jenjang universitas. Setelah mendapat gelar S1, mungkin sebagian masih akan meneruskan ke jenjang S2, bahkan S3. Setelah mendapat gelar, maka selesailah proses pembelajaran formal. Kemudian setelah masuk ke dunia kerja, kita akan melalui berbagai proses maupun jenjang karier selama kita bekerja. Setelah menginjak usia pensiun, kita akan berhenti dan tidak lagi bekerja. Dalam dunia sekolah maupun pekerjaan, ada batas waktu yang ditetapkan untuk kita belajar dan bekerja.

Namun, beda halnya dalam dunia pemberita Injil. Dalam Kisah Para Rasul 13:47, sang penulis mencatatkan bahwa keselamatan harus dibawa sampai ke ujung bumi. Artinya, selama kita hidup di dunia, tidak ada batasan dan titik di mana pekerjaan pemberitaan Injil dikatakan selesai sehingga kita tidak perlu mengabarkan Injil itu lagi. Ketika masuk usia pensiun, walau kita sudah tidak lagi bekerja, kita tetap perlu memberitakan Injil. Ketika Tuhan memberikan kita kesempatan untuk menjala satu jiwa, bukan berarti tugas pemberitaan Injil kita selesai. Justru selagi kita masih hidup, pekerjaan pemberitaan Injil tetap berlanjut. Dengan demikian Injil akan terus tersiar sampai ke ujung bumi.

 Hari ini, apakah semangat untuk terus memberitakan Injil ini ada di dalam hati kita? Selama kita masih diberikan kesempatan oleh Tuhan, marilah kita kabarkan Injil keselamatan ini. Tidak peduli berapa umur kita saat ini atau berapa jiwa yang sudah dimenangkan untuk Tuhan. Kita harus terus bersemangat melaksanakan amanat dari Tuhan ini seumur hidup kita. 

Tentunya semangat itu dapat dimulai terlebih dahulu dari keluarga kita. Jadilah terang untuk bisa membawa anggota keluarga kita mengenal kebenaran. Setelah itu, mari kita ajak teman dan kerabat kita. Kita bisa menceritakan kepada mereka akan kebaikan Tuhan di dalam kehidupan kita. Jika kita tidak melakukannya, bagaimana mungkin Injil bisa tersiar sampai ke ujung bumi? Kabar keselamatan itu harus kita siarkan sampai ke ujung bumi, dan inilah amanat Tuhan untuk kita sebagai umat-Nya yang telah menerima kasih kemurahan-Nya. Haleluya! 

 

Gerakan Membaca Alkitab

Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini

  • Kisah Para Rasul 13:42-52

    42 Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat berikutnya.
    43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.
    44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.
    45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.
    46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: “Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.
    47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”
    48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.
    49 Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.
    50 Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu.
    51 Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium.
    52 Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.

Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?

bible-2167778_1920