SAUH BAGI JIWA
Sikap sebagai Jemaat
Bacaan Alkitab Harian –
“…supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan. Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana…” (1 Timotius 2:8-9a)
“…supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan. Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana…” (1 Timotius 2:8-9a)
Sebagai seorang jemaat, yaitu orang yang telah menerima Kristus, kita diharapkan untuk dapat memiliki sikap-sikap yang menunjukkan identitas kita tersebut. Misalnya, datang ke gereja di hari Sabat, suka menolong, tidak sombong, dan lain-lainnya. Apabila kita mempunyai kebiasaan yang tidak menunjukkan identitas tersebut, maka kita pun diharapkan dapat mencoba dan berusaha untuk memperbaikinya.
Di dalam suratnya kepada Timotius, Paulus juga sempat membahas perihal sikap, namun ia membagi pembahasannya tersebut menjadi dua, yaitu untuk laki-laki dan untuk perempuan. Paulus menginginkan agar laki-laki di mana-mana berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan. Paulus juga menasihati agar perempuan berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana. Ia menambahkan agar perempuan tidak berkepang-kepang, tidak memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal, melainkan berdandan dengan perbuatan baik.
Apa arti dari pernyataan-pernyataan Paulus ini? Dengan laki-laki diharapkan berdoa di mana saja, dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan, kaum laki-laki harus bergiat untuk menjalankan hidup yang kudus. Laki-laki juga harus memiliki hidup yang penuh doa, termasuk dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan gereja. Doa-doa ini harus dipanjatkan dengan iman.
Sementara itu, kaum perempuan dikatakan untuk berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana. Para perempuan juga dinasihati agar dapat berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah. Kita sadari atau tidak, banyak perempuan di dunia ini senantiasa mengejar gaya penampilan terkini untuk menarik perhatian. Maka, nasihat Paulus ini mengingatkan kita untuk tidak terjerat dengan gaya hidup atau menghamburkan uang secara berlebihan demi penampilan jasmani. Tata rambut, perhiasan, atau pakaian mencolok yang mempertontonkan kekayaan atau yang menarik perhatian tidak menunjukkan penampilan yang patut bagi orang percaya. Sebaliknya, perempuan Kristen diharapkan untuk menghiasi hati mereka, ketimbang berhias secara jasmani (1 Ptr 3:3-4).
Bagaimana dengan kita pada hari ini? Apakah kita telah memiliki sikap sebagai jemaat yang dituliskan Paulus ini?
Marilah kita terus memeriksa diri kita: apakah kebiasaan, perkataan, dan gaya hidup kita sudah mencerminkan identitas kita sebagai pengikut Kristus? Kiranya dengan pertolongan Roh Kudus, kita dimampukan untuk hidup selaras dengan iman yang kita akui. Kiranya melalui kehidupan kita, nama Tuhan pun dapat semakin dipermuliakan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Timotius 2:8-15
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Mengenai sikap orang laki-laki dan perempuan dalam ibadah jemaat
8 Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.
9 Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal,
10 tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.
11 Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
12 Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
13 Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
14 Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.
15 Tetapi perempuan akan diselamatkan karena melahirkan anak, asal ia bertekun dalam iman dan kasih dan pengudusan dengan segala kesederhanaan.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ