SAUH BAGI JIWA
Pergumulan Doa Epafras
Bacaan Alkitab Harian –
“Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah” (Kolose 4:12)
“Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah” (Kolose 4:12)
Saudara-saudari yang terkasih, jika kita memperhatikan fenomena yang terjadi saat ini, rasa-rasanya nubuatan Tuhan mengenai ‘kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin’ sudah semakin nyata tergenapi (Mat 24:12). Terlebih lagi bagi orang-orang yang tinggal di kota-kota besar dan metropolitan. Semua orang sibuk dengan urusan, kesibukan, dan keperluannya masing-masing. Rutinitas dan tuntutan hidup yang semakin tinggi memaksa kita untuk tidak mempunyai banyak waktu untuk memperhatikan orang lain serta berinteraksi sosial dengan sesama. Celakanya, pola kehidupan seperti ini juga dapat masuk ke dalam ranah kehidupan kita di dalam gereja.
Seperti yang kita ketahui bersama, nilai dan hukum yang menjadi landasan hidup serta keberimanan kita di dalam Tuhan Yesus adalah hukum kasih, yaitu mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Untuk mengasihi Tuhan, kita juga perlu belajar untuk mengasihi sesama. Ketika kita mengasihi sesama, secara tidak langsung, kita juga sedang mengasihi Tuhan (Mat 25:34-40).
Hanya saja, kehidupan yang saling mengasihi dan memperhatikan ini semakin jarang ditemukan di dalam gereja. Gereja yang harusnya dapat lebih menerapkan hukum kasih, namun pada kenyataannya tidaklah demikian. Setiap orang percaya hanya sibuk dengan kehidupan pribadinya masing-masing dan membatasi interaksi sosial dengan saudara-saudari seiman. Sehingga, ketika ada saudara-saudari seiman yang mengalami beban berat, keterpurukan, atau bahkan sedang menjauh serta meninggalkan Tuhan, tidak ada yang tahu akan hal ini. Tiba-tiba mereka menghilang begitu saja dari peredaran.
Hal inilah yang menjadi fokus dari pergumulan Epafras kepada jemaat di Kolose, Laodikia, dan Hierapolis. Dalam pergumulan doanya, Epafras mendoakan saudara-saudari seiman, supaya mereka dapat berdiri teguh meskipun pada saat itu mereka mengalami tantangan penganiayaan dari pihak lain. Epafras juga mendoakan supaya saudara-saudari seiman dapat menjadi orang-orang percaya yang dewasa serta yang berkeyakinan penuh dalam segala hal yang Tuhan kehendaki. Bukankah ini adalah sebuah bentuk kasih, kepedulian, dan perhatian yang nyata, meskipun hanya melalui sebuah doa?
Mendukung dalam doa mungkin terasa klise dan seolah-olah hanya sebatas formalitas pada hari ini. Namun, satu hal yang perlu kita yakini adalah bahwa ada kuasa yang besar di dalam doa orang-orang benar, jika dengan yakin didoakan (Yak 5:16). Di tengah-tengah kehidupan pribadi dan rutinitas yang serba sibuk saat ini, interaksi sosial juga terbatas. Bergumul dalam doa untuk saudara-saudari seiman menjadi pilihan yang tepat untuk kita menyatakan kepedulian, perhatian, dan kasih kita. Marilah kita belajar untuk mendoakan mereka, bukan hanya berdoa untuk diri kita sendiri. Tuhan Yesus memberkati kita. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Kolose 4:7-18
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Penutup dan salam
7 Semua hal ihwalku akan diberitahukan kepada kamu oleh Tikhikus, saudara kita yang kekasih, hamba yang setia dan kawan pelayan dalam Tuhan.
8 Ia kusuruh kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu.
9 Ia kusuruh bersama-sama dengan Onesimus, saudara kita yang setia dan yang kekasih, seorang dari antaramu. Mereka akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang terjadi di sini.
10 Salam kepada kamu dari Aristarkhus, temanku sepenjara dan dari Markus, kemenakan Barnabas – tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia, apabila dia datang kepadamu –
11 dan dari Yesus, yang dinamai Yustus. Hanya ketiga orang ini dari antara mereka yang bersunat yang menjadi temanku sekerja untuk Kerajaan Allah; mereka itu telah menjadi penghibur bagiku.
12 Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.
13 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang dia, bahwa ia sangat bersusah payah untuk kamu dan untuk mereka yang di Laodikia dan Hierapolis.
14 Salam kepadamu dari tabib Lukas yang kekasih dan dari Demas.
15 Sampaikan salam kami kepada saudara-saudara di Laodikia; juga kepada Nimfa dan jemaat yang ada di rumahnya.
16 Dan bilamana surat ini telah dibacakan di antara kamu, usahakanlah, supaya dibacakan juga di jemaat Laodikia dan supaya surat yang untuk Laodikia dibacakan juga kepadamu.
17 Dan sampaikanlah kepada Arkhipus: Perhatikanlah, supaya pelayanan yang kauterima dalam Tuhan kaujalankan sepenuhnya.
18 Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Ingatlah akan belengguku. Kasih karunia menyertai kamu.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?