SAUH BAGI JIWA
Memikirkan Perkara yang di Atas
Bacaan Alkitab Harian –
“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi” (Kolose 3:2)
“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi” (Kolose 3:2)
Selama kita hidup, kita akan dipenuhi dengan banyak pikiran. Entah itu tentang pekerjaan, keluarga, atau bahkan diri sendiri. Kita terus berusaha untuk memastikan semua perkara duniawi kita berjalan dengan baik. Namun, tanpa kita sadari, terkadang kita terjebak dalam hal ini—menggunakan waktu kita hanya untuk memikirkan perkara duniawi. Kita menjadi terikat pada hal duniawi dan tidak mementingkan apa yang sesungguhnya harus kita perhatikan juga.
Rasul Paulus menasihati jemaat Kolose agar mereka memikirkan perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Nasihat tersebut juga dapat kita renungkan pada hari ini. Arti dari nasihat itu adalah agar kita menaruh Allah sebagai yang utama dalam hati kita, bukan suatu perkara duniawi. Kita senantiasa berusaha untuk menyenangkan Tuhan dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan kita. Kita mencari apa yang berkenan kepada Tuhan dan melakukannya.
Dalam penggalan suratnya tersebut, Rasul Paulus juga mengingatkan bahwa kita telah mati dan hidup kita tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apa maksudnya? Maksudnya adalah kita bukan lagi milik kita sendiri, melainkan milik Kristus. Seperti seorang hamba yang menaati keinginan tuannya dan tidak mementingkan dirinya sendiri, begitu pula kita harus bersikap, dengan Tuhan Yesus sebagai Tuan kita. Maka, kita tidak dapat hidup dengan berpusat pada diri sendiri dan selalu menuruti keinginan daging kita.
Oleh karena itu, pikiran kita harus tertuju kepada Tuhan. Kita harus memprioritaskan Tuhan, bukan diri kita. Sebelum mengambil keputusan, kita dapat berdoa sejenak dan bertanya kepada Tuhan tentang kehendak-Nya. Kita tidak ingin salah ambil keputusan, melainkan mengambil keputusan yang sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.
Kita boleh memikirkan perkara-perkara duniawi yang terjadi dalam kehidupan kita, karena kita pun memang harus bertanggung jawab akan apa yang dipercayakan kepada kita. Tapi, marilah kita undang Tuhan untuk hadir di dalam perkara tersebut, sehingga apa pun yang kita lakukan dapat sesuai dengan kehendak-Nya.
Hal ini selaras dengan apa yang tertulis dalam Matius 6:33, yang berbunyi, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Jangan takut akan kekurangan ketika kita mengutamakan Tuhan. Karena sesuai dengan yang tertulis dalam ayat ini, apabila kita mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya terlebih dahulu, maka hal-hal lainnya akan ditambahkan kepada kita.
Tidak hanya itu, jika kita berhasil memikirkan perkara yang di atas, bukan yang di bumi, ketika Kristus menyatakan diri kelak, kita pun akan menyatakan diri bersama dengan-Nya dalam kemuliaan. Bukankah ini adalah hal yang kita inginkan? Oleh sebab itu, marilah kita menaruh Tuhan sebagai yang terutama dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Kolose 3:1-4
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?