SAUH BAGI JIWA
Bayangan yang Mematikan
Bacaan Alkitab Harian –
“Semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus” (Kolose 2:17)
“Semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus” (Kolose 2:17)
Bayangan adalah daerah gelap yang terbentuk ketika cahaya terhalang oleh suatu benda. Sebagai contoh, ketika seseorang pada siang hari berada di bawah teriknya matahari, maka kita dapat melihat bayangan tubuhnya di tanah. Bayangan itu akan terus mengikuti setiap gerak-gerik orangnya–tidak peduli apa pun dan ke mana pun ia melangkah, bayangan itu akan terus mengikutinya selama ada cahaya matahari.
Terkadang, kita juga sengaja bermain-main dengan bayangan kita sendiri, seperti membentuk tangan kita seolah menjadi suatu benda atau seekor binatang. Namun, seperti yang kita ketahui, meskipun bayangan itu tampak nyata, sesungguhnya bayangan tidak pernah memiliki kehidupan.
Di dalam surat Kolose 2:16-17, dikatakan bahwa: “Karena itu janganlah kamu biar kan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.” Pendeknya, dalam tulisannya, Rasul Paulus menyatakan bahwa apa yang tertulis di dalam kitab Taurat merupakan bayangan, khususnya mengenai makanan, minuman, hari raya, bulan baru, ataupun hari Sabat.
Tentunya perikop ini tidak berbicara tentang penghapusan makanan, minuman, hari-hari raya, bulan baru dan sabat. Jikalau benar perikop ini berbicara tentang penghapusan, maka sebagai contohnya, kita juga tidak diperbolehkan untuk makan dan minum. Yang dihapuskan adalah tata aturan yang sulit dalam hukum-hukum mengenai sabat seperti tidak memetik gandum (Mrk 2:23, 24), atau tidak berjalan lebih dari jarak tertentu, yang disebut “seperjalanan Sabat jauhnya” (Kis 1:12). Sebaliknya, dalam perjanjian yang baru, kita melakukan apa yang baik dan menikmati sabat, karena sabat ditetapkan bagi manusia dan Anak Manusia adalah Tuhan atas Hari Sabat (Mrk 2:27, 28; Yoh 5:8-17).
Apa yang dimaksud dengan bayangan di sini? Ya, bayangan di sini maksudnya adalah suatu gambaran atau kiasan dari apa yang harus datang, sedangkan yang menjadi wujudnya adalah Yesus Kristus itu sendiri.
Lalu, mengapa Rasul Paulus menyebutnya sebagai ‘bayangan’? Hal itu dikarenakan aturan yang tertulis dalam hukum Taurat tersebut hanyalah merupakan suatu simbol atau petunjuk tentang keselamatan yang akan datang. Hukum Taurat itu sendiri sejatinya tidak akan dapat menuntun seseorang kepada kesempurnaan.
Dalam suratnya yang lain, ia menambahkan bahwa keberadaan hukum Taurat dapat membuat seseorang mengenal dosa, bahkan dapat menjadikan Allah murka. Sebab Alkitab mengatakan bahwa tidak ada seorang pun dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat (Rm 3:20).
Maka, sebagai orang Kristen, kita harus bersyukur kepada Tuhan Yesus. Dengan mati-Nya sebagai manusia, Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera (Ef 2:15).
Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, apabila kita hari ini telah dibaptis dengan cara yang benar untuk menerima suatu pengampunan dosa, mengapakah kita perlu lagi menundukkan diri pada rupa-rupa peraturan dan ajaran manusia? Mengapa banyak orang masih terikat pada larangan tentang makanan dan minuman, atau menjalankan ibadah buatan sendiri? Mereka tampak seperti merendahkan diri, bahkan sampai menyiksa diri, tapi sesungguhnya hal itu tidak ada gunanya, selain untuk memuaskan keinginan duniawi. Pada akhirnya, semuanya itu hanya akan menuntun seseorang kepada kematian kekal, bukan kepada keselamatan sejati, yaitu kehidupan kekal di dalam Kerajaan Surga (Kol 2:22-23).
Oleh karena itu, marilah kita tidak lagi hidup dalam bayang-bayang peraturan yang tidak menyelamatkan, melainkan berpegang teguh kepada Kristus. Kiranya kita dapat tetap berjalan dalam iman yang sejati dan tidak melepaskan anugerah-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Kolose 2:16-23
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Carilah perkara yang di atas
16 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;
17 semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.
18 Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,
19 sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya.
20 Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia:
21 jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini;
22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
23 Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?