SAUH BAGI JIWA
Sumber Sukacita yang Sesungguhnya
Bacaan Alkitab Harian –
“Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita” (Filipi 1:4)
“Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita” (Filipi 1:4)
Semua orang ingin hidup senang dan bahagia. Setiap hari kita mengejar kebahagiaan dengan berbagai cara. Ada yang mengumpulkan harta. Ada yang menghabiskan banyak waktu dengan hobinya. Ada juga yang pergi ke sana kemari untuk mencari pengalaman baru.
Namun, di Alkitab ada sebuah jalan lain–jalan yang hanya dapat dilihat dan ditempuh melalui iman. Jalan ini bukan menuju kesenangan yang sementara, melainkan menuju hidup yang penuh dengan sukacita. Jalan inilah yang telah dilewati dan dimenangkan oleh Rasul Paulus.
Sejak bertobat dan mengabdikan dirinya sebagai murid Yesus, hidup dan status Paulus berubah. Bahkan, ia sempat diikat dengan belenggu di dalam penjara Roma, tanpa memiliki kepastian apakah ia akan dibebaskan atau dihukum mati. Walaupun penderitaan dan bahaya dialaminya bertubi-tubi, dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, ia menuliskan kata ‘sukacita’ berulang kali.
Dari kisah hidup Paulus ini, kita dapat belajar satu hal: Iman dan sukacita boleh diuji, tapi jika kita kehilangan sukacita saat percaya Yesus, berarti ada yang salah dalam iman kita dan kita harus memperbaikinya. Lantas, apakah kunci dari sukacita Rasul Paulus? Dari manakah datangnya sukacita yang sejati itu?
Kasih dan sukacita tidak dapat dipisahkan. Seperti orang tua yang tidak jemu-jemu menanyakan kabar anak-anaknya dan menasihatinya, demikianlah kasih Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Walau terpisah oleh jarak dan waktu, ia tetap senantiasa mendoakan, memperhatikan, menguatkan, dan mengucap syukur kepada Tuhan atas pertumbuhan iman mereka. Paulus mengatakan bahwa setiap kali ia berdoa untuk mereka, ia selalu berdoa dengan sukacita.
Sukacita inilah yang membawa kemuliaan bagi nama Tuhan dan menguatkan banyak orang. Sukacita ini tidak bergantung pada keadaan dan tidak lenyap dalam penderitaan. Bagaikan sekuntum bunga yang mekar dan harum di tanah yang gersang, demikianlah orang yang memiliki sukacita yang sejati di dalam dirinya. Di mana pun ia berada, hidupnya akan memuliakan Allah. Orang yang belum mengenal Kristus akan terheran melihat sikapnya saat menghadapi situasi sulit. Sementara jemaat yang lemah akan dikuatkan melalui teladan iman dan perkataannya yang berhikmat. Sebab sukacita sejati itu menular, menyegarkan, dan membawa kehidupan (Ams 17:22).
Marilah kita berdoa agar Allah menambahkan kasih kita. Seseorang yang hanya mengasihi dirinya sendiri tidak akan dapat mengerti dan percaya bahwa ada satu kasih yang sempurna, tanpa pamrih, tanpa alasan, dan tanpa batasan, yaitu kasih Allah. Saat kita mulai mewujudkan kasih Allah yang telah kita terima dengan mengasihi sesama, maka sumber sukacita sejati akan mulai hidup dan mengalir di hati kita. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Salam
1 Dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada semua orang kudus dalam Kristus Yesus di Filipi, dengan para penilik jemaat dan diaken.
2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
Ucapan syukur dan doa
3 Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.
4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita.
5 Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini.
6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.
7 Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil.
8 Sebab Allah adalah saksiku betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian.
9 Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,
10 sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus,
11 penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?