SAUH BAGI JIWA
Pelayan yang Setia
Bacaan Alkitab Harian –
“Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku, maka Tikhikus, saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan, akan memberitahukan semuanya kepada kamu” (Efesus 6:21)
“Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku, maka Tikhikus, saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan, akan memberitahukan semuanya kepada kamu” (Efesus 6:21)
Alkitab menyebutkan bahwa yang dituntut dari seorang pelayan adalah dapat dipercayai. Untuk dapat dipercaya, seorang pelayan harus bisa membuktikan kesetiaannya.
Dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, Paulus menuliskan agar mereka menaati tuannya sama seperti ketika mereka menaati Kristus. Dengan segenap hati mereka–dan juga kita–harus melakukan kehendak Allah dan menjalankan pelayanan dengan kerelaan. Sebab barangsiapa setia dalam perbuatan baik, akan menerima balasan dari Tuhan (Ef 6:5-8).
Dalam penutup suratnya, Paulus menyebutkan seorang pelayan yang setia, bernama Tikhikus. Ia kemungkinan berasal dari Asia dan pernah menyertai pelayanan Paulus (Kis 20:4). Paulus menyebutnya sebagai seorang ‘saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan’.
Pada saat itu, Paulus sedang berada di dalam penjara. Oleh karena itu, Paulus tidak dapat mengirimkan suratnya sendiri dan ia membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Tikhikus-lah yang membawakan surat Paulus kepada jemaat di Efesus dan Kolose.
Selain itu, Paulus menyebutkan bahwa Tikhikus akan memberitahukan hal-hal yang lain mengenai dirinya yang tidak tercatat dalam suratnya. Tujuannya adalah agar jemaat tetap dapat mengetahui kondisi Paulus yang sedang dipenjara. Ada kemungkinan juga bahwa Tikhikus diutus ke Efesus untuk menggantikan Timotius.
Tidak hanya memiliki tugas sebagai pembawa surat dan penyampai berita, Tikhikus juga diutus oleh Paulus untuk memberikan penghiburan kepada jemaat di Efesus dan Kolose. Sebab, Tikhikus sendiri juga merupakan seorang jemaat. Hal ini dibuktikan dengan perkataan Paulus yang menyebutnya dengan sebutan ‘saudara kita yang kekasih’.
Harapan Paulus ketika mengirimkan pelayan yang setia ini adalah agar jemaat dapat dipenuhi dengan damai sejahtera dan kasih karunia dari Allah. Paulus juga berharap agar jemaat dapat bertahan dalam iman, meskipun mendengar bahwa Paulus sedang dipenjara.
Betapa bahagianya bila kita dapat dipercaya seperti Tikhikus. Jika kita ingin dipercaya seperti Tikhikus, maka kita harus menunjukkan kesetiaan kita. Ketika kita menerima tanggung jawab, sekalipun berat, kita dapat melakukannya dengan setia. Walaupun kita menjumpai kesulitan atau tugas yang diberikan terlihat sederhana, kita masih tetap mau mengerjakannya dengan bersungguh-sungguh. Janganlah kita lihat siapa yang mengutus atau tugas apa yang diberikan. Melainkan marilah kita melakukannya dengan setia, dengan pandangan yang tertuju kepada Tuhan.
Kiranya setiap pelayanan yang dipercayakan kepada kita berguna untuk membangun orang lain. Kiranya Tuhan sendiri yang melihat setiap pekerjaan kita dan biarlah setiap apa yang kita lakukan berkenan di hadapan-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Pemberitahuan – Salam
21 Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku, maka Tikhikus, saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan, akan memberitahukan semuanya kepada kamu.
22 Dengan maksud inilah ia kusuruh kepadamu, yaitu supaya kamu tahu hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu.
23 Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai sekalian saudara.
24 Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?