SAUH BAGI JIWA
Dilupakan
Bacaan Alkitab Harian –
“Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya” (Kejadian 40:23)
“Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya” (Kejadian 40:23)
Ukirlah kebaikan orang di atas batu dan goreskanlah kesalahan orang lain di atas pasir. Ini adalah sebuah kalimat bijak yang dapat diartikan agar kita dapat selalu mengingat kebaikan orang lain dan melupakan keburukan seseorang. Dengan begitu, kita dapat hidup dengan baik dan bahagia. Tapi yang sesungguhnya terjadi adalah kita cenderung lebih banyak melupakan hal baik yang orang lakukan kepada kita dan lebih banyak mengingat perbuatan buruk orang lain kepada kita.
Mengapa kita cenderung melupakan hal baik yang terjadi dalam hidup kita? Hal ini disebabkan oleh perasaan senang yang ditinggalkan saat menerima kebaikan itu hanya sementara dirasakan. Sering kali perasaan itu digantikan oleh berbagai macam kesibukan, bahkan masalah dan kesulitan dalam hidup.
Juru minuman istana dalam cerita Yusuf juga pernah melupakan kebaikan yang ia terima dari Yusuf saat ia berada dalam penjara. Yusuf telah membantu kepala juru minuman mengartikan mimpinya. Saat itu, Yusuf meminta agar kepala juru minuman itu dapat mengingatnya setelah ia keluar dari penjara dan agar ia menolong Yusuf. Tapi Yusuf malah dilupakannya.
Saat Yusuf menitipkan harapan pada juru minuman tersebut, ia menantikannya dengan sabar, meskipun ia dilupakan oleh juru minuman tersebut. Namun Tuhan mengingat Yusuf dan menolongnya melalui mimpi Firaun, di mana pada saat itu tidak ada satu pun yang dapat mengartikan mimpi Firaun. Sehingga kepala juru minuman mengingat Yusuf yang dapat mengartikan mimpinya dulu. Tuhan menyertai Yusuf dan melepaskannya dari segala penindasan, serta membuatnya dapat menjadi seorang penguasa di Mesir (Kis 7:9-10).
Dalam kehidupan kita, mungkin kita menantikan sesuatu pada seseorang, entah itu pertolongan ataupun harapan. Namun bila harapan atau pertolongan itu tak kunjung datang dan kita mungkin terlupakan atau bahkan ditinggalkan, apa yang kita rasakan? Akankan kita tetap berharap dan menantikannya?
Manusia dapat melupakan kita, tapi Tuhan tidak. Tuhan selalu mendengarkan doa-doa kita dan mengetahui apa yang kita sedang hadapi dan apa yang kita sedang rasakan. Tuhan juga mampu menolong kita dan melepaskan kita dari penderitaan kita.
Karena itu, meskipun kita dilupakan oleh orang terdekat kita, ingatlah bahwa Tuhan tetap memperhatikan dan mengingat keadaan kita. Ia adalah Allah yang baik, setia, dan tidak akan pernah berubah selama-lamanya (Rat 3:25). Daripada menaruh harapan kepada manusia yang dapat melupakan kita, taruhlah harapan kita pada-Nya. Marilah kita terus bersandar kepada-Nya dan dengan iman yang teguh menapaki perjalanan hidup kita.
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
1
Sesudah semuanya itu terjadilah, bahwa juru minuman raja Mesir dan juru rotinya membuat kesalahan terhadap tuannya, raja Mesir itu,
2maka murkalah Firaun kepada kedua pegawai istananya, kepala juru minuman dan kepala juru roti itu.
3Ia menahan mereka dalam rumah kepala pengawal raja, dalam penjara tempat Yusuf dikurung.
4Kepala pengawal raja menempatkan Yusuf bersama-sama dengan mereka untuk melayani mereka. Demikianlah mereka ditahan beberapa waktu lamanya.
5Pada suatu kali bermimpilah mereka keduanya — baik juru minuman maupun juru roti raja Mesir, yang ditahan dalam penjara itu — masing-masing ada mimpinya, pada satu malam juga, dan mimpi masing-masing itu ada artinya sendiri.
6Ketika pada waktu pagi Yusuf datang kepada mereka, segera dilihatnya, bahwa mereka bersusah hati.
7Lalu ia bertanya kepada pegawai-pegawai istana Firaun yang ditahan bersama-sama dengan dia dalam rumah tuannya itu: “Mengapakah hari ini mukamu semuram itu?”
8Jawab mereka kepadanya: “Kami bermimpi, tetapi tidak ada orang yang dapat mengartikannya.” Lalu kata Yusuf kepada mereka: “Bukankah Allah yang menerangkan arti mimpi? Ceritakanlah kiranya mimpimu itu kepadaku.”
9Kemudian juru minuman itu menceritakan mimpinya kepada Yusuf, katanya: “Dalam mimpiku itu tampak ada pohon anggur di depanku.
10Pohon anggur itu ada tiga carangnya dan baru saja pohon itu bertunas, bunganya sudah keluar dan tandan-tandannya penuh buah anggur yang ranum.
11Dan di tanganku ada piala Firaun. Buah anggur itu kuambil, lalu kuperas ke dalam piala Firaun, kemudian kusampaikan piala itu ke tangan Firaun.”
12Kata Yusuf kepadanya: “Beginilah arti mimpi itu: ketiga carang itu artinya tiga hari;
13dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau dan mengembalikan engkau ke dalam pangkatmu yang dahulu dan engkau akan menyampaikan piala ke tangan Firaun seperti dahulu kala, ketika engkau jadi juru minumannya.
14Tetapi, ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini.
15Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan di sini pun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini.”
16Setelah dilihat oleh kepala juru roti, betapa baik arti mimpi itu, berkatalah ia kepadanya: “Aku pun bermimpi juga. Tampak aku menjunjung tiga bakul berisi penganan.
17Dalam bakul atas ada berbagai-bagai makanan untuk Firaun, buatan juru roti, tetapi burung-burung memakannya dari dalam bakul yang di atas kepalaku.”
18Yusuf menjawab: “Beginilah arti mimpi itu: ketiga bakul itu artinya tiga hari;
19dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau, tinggi ke atas, dan menggantung engkau pada sebuah tiang, dan burung-burung akan memakan dagingmu dari tubuhmu.”
20Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya:
21kepala juru minuman itu dikembalikannya ke dalam jabatannya, sehingga ia menyampaikan pula piala ke tangan Firaun;
22tetapi kepala juru roti itu digantungnya, seperti yang ditakbirkan Yusuf kepada mereka.
23Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
