SAUH BAGI JIWA
Giatlah Bekerja
Bacaan Alkitab Harian –
“Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (2 Tesalonika 3:10)
“Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (2 Tesalonika 3:10)
Bagi sebagian orang, pekerjaan adalah nafkah dan tujuan hidup, suatu hal yang membuat hidup ini menjadi berarti. Namun, ada juga yang menganggap pekerjaan adalah suatu beban yang membuat hidup menjadi berat, kecewa, sedih, ataupun cemas. Hal ini membuat mereka enggan untuk mengambil tanggung jawab dan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan sungguh-sungguh.
Sedangkan bagi Tuhan, pekerjaan bukanlah hanya sekadar nafkah hidup, apalagi beban. Di dalam pekerjaan, kita juga menerima panggilan untuk melayani-Nya, melayani sesama, serta untuk membangun karakter diri sesuai dengan buah Roh.
Rasul Paulus mengingatkan kepada beberapa saudara di Tesalonika yang menganggur agar memiliki tanggung jawab. Ia memberi peringatan keras yang menyatakan bahwa “jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.” Teguran dan nasihat ini juga ditunjukkan bagi kita, bukan hanya kepada jemaat di Tesalonika pada saat itu.
Tuhan telah memberikan setiap orang modal yang cukup: kemampuan, karunia, dan talenta. Dengan begitu, kita dapat menunaikan pekerjaan kita dan memuliakan Tuhan. Tuhan tidak ingin kita berpangku tangan di hidup ini, baik dalam kehidupan jasmani maupun kehidupan rohani kita.
Firman Tuhan dalam Kitab Amsal juga mengingatkan kita untuk dapat belajar dari semut (Ams 6:6-8). Semut adalah hewan yang giat bekerja. Semut tidak bermalas-malasan, namun ia tetap menyediakan rotinya di musim panas dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.
Begitu pun dengan kita pada hari ini. Kita harus tetap giat bekerja, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun dalam melakukan pelayanan di gereja. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kasih karunia yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jika kita hanya berpangku tangan, bermalas-malasan, maka kita nantinya harus menghadapi konsekuensi dari Tuhan. Dalam ‘Perumpamaan tentang Talenta’, dinyatakan bahwa orang yang tidak mengerjakan talentanya akan kehilangan talenta tersebut, sebab talentanya akan diambil daripadanya. Siapa pun yang tidak mempunyai, apa pun yang ada padanya akan diambil (Mat 25:28-29).
Marilah kita terus giat bekerja selama masih siang, selagi kita masih mempunyai waktu. Agar ketika malam nanti atau ketika kita sudah tidak mempunyai banyak kesempatan lagi untuk bekerja, kita tidak akan menjadi menyesal.
Bukan saja untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun marilah kita juga bergiat di dalam melayani Tuhan. Kita dapat memperhatikan saudara-saudari seiman, mengabarkan Injil, mendoakan sesama, melakukan tugas pelayanan dalam ibadah, dan hal lainnya, sehingga kita boleh terus memuliakan Tuhan. Percayalah, usaha kita tidak akan sia-sia. Tuhan Yesus memberkati kita. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
2 Tesalonika 3:10-15
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
10 Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
11 Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.
12 Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.
13 Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.
14 Jika ada orang yang tidak mau mendengarkan apa yang kami katakan dalam surat ini, tandailah dia dan jangan bergaul dengan dia, supaya ia menjadi malu,
15 tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ