SAUH BAGI JIWA
Cukup!
Bacaan Alkitab Harian –
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan” (Filipi 4:11)
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan” (Filipi 4:11)
Pada tahun 2010, sebuah tambang di daerah San José, Chili, ambruk. Peristiwa yang dikenal sebagai ‘Kecelakaan pertambangan Copiapó’ ini menyebabkan 33 penambang terperangkap di kedalaman 700 meter di bawah tanah. Setelah lewat 69 hari, barulah akhirnya tim penyelamat berhasil menyelamatkan para penambang tersebut.
Yang menjadi pertanyaan bagi banyak orang adalah bagaimana caranya ketiga puluh orang lebih ini bisa bertahan hidup selama itu dengan persediaan makanan yang terbatas. Ternyata, diketahui bahwa setiap 48 jam, mereka akan mengonsumsi sebuah biskuit, seteguk susu, dan dua sendok kecil ikan tuna. Di dalam keterbatasan itu, mereka mengatur kembali kehidupan mereka dan mencukupkan diri dengan apa yang mereka miliki.
Dalam bacaan hari ini, Paulus memberikan teladan kepada jemaat di Filipi, untuk dapat belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Artinya, berapa pun banyaknya berkat yang Tuhan berikan, kita tetap perlu mengucap syukur atasnya dan belajar mencukupkan diri sesuai dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.
Memang pada dasarnya, manusia cenderung sulit untuk dapat merasa cukup. Mereka akan terus berlari dan mengejar agar bisa mendapatkan yang lebih baik dan yang lebih banyak lagi. Setelah beli baju baru, kita akan menemukan lagi baju yang lain dan kita ingin membeli baju baru lagi. Sudah punya handphone terbaru, namun ketika keluar lagi yang lebih baru, timbul rasa ingin memilikinya. Sebelum mendapatkan pekerjaan, kita berpikir yang penting punya pekerjaan. Setelah mempunyai pekerjaan, kita menginginkan agar penghasilan kita terus naik. Demikianlah keinginan manusia yang tidak akan pernah dapat dipuaskan.
Karena itulah, firman Tuhan pada hari ini mengingatkan, agar kita dapat belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Baik lapar atau kenyang, baik kekurangan atau kelimpahan, mari kita terima semuanya itu dengan hati yang penuh ucapan syukur.
Penulis Kitab Ibrani juga pernah menuliskan, “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau’” (Ibr 13:5).
Maka, dalam segala keadaan, marilah kita selalu berserah dan percaya bahwa Tuhan Yesus pasti akan selalu menjaga dan memelihara kita. Dengan begitu, kita tidak perlu khawatir akan kekurangan dan belajar untuk mencukupkan diri. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Terima kasih atas pemberian jemaat
10 Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.
11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?