SAUH BAGI JIWA
Walk the Talk
Bacaan Alkitab Harian –
“Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia” (Matius 12:14)
“Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia” (Matius 12:14)
“Walk the Talk”. Itulah sebuah slogan yang menjadi populer, baik di kalangan pebisnis, dunia pendidikan, maupun dalam gereja. Artinya adalah apa yang kita ucapkan, itulah juga yang akan kita lakukan. Ketika seorang guru di sekolah mengajarkan kepada murid-muridnya untuk membuang sampah pada tempatnya dan memungut sampah yang berceceran, maka guru tersebut pun perlu melakukannya juga. Demikianlah ketika sebuah perusahaan mengatakan bahwa dirinya peduli lingkungan, maka mereka harus menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan ini pada produk-produknya.
Namun tidaklah demikian dengan orang-orang Farisi. Walaupun mereka mengajarkan Hukum Taurat kepada orang-orang Yahudi, tetapi mereka sendiri tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya (Mat. 23:3-4). Bahkan apa yang mereka lakukan bertentangan dengan Hukum Taurat yang mereka ajarkan.
Di dalam Hukum Taurat jelas tertulis, “Jangan membunuh” (Kel. 20:13). Namun justru apa yang dilarang oleh Hukum Taurat inilah yang ingin dilakukan oleh orang-orang Farisi: “Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh [Yesus].” Betapa ironisnya!
Sebagai pemimpin agama yang terpandang dan dijunjung tinggi oleh masyarakat, mereka terlihat begitu saleh. Di tikungan-tikungan jalan raya mereka berdoa. Mereka memberikan persepuluhan dari penghasilan mereka. Bahkan mereka berpuasa dua kali seminggu. Tetapi apa yang ada di dalam hati mereka dan apa yang mereka lakukan sungguhlah berbeda dengan prinsip Hukum Taurat yang mereka ajarkan.
Hari ini, sebagai orang Kristen yang telah begitu giat beribadah, rajin berdoa, dan juga telah memahami apa yang dikehendaki Allah bagi kita, apakah perbuatan kita telah selaras dengan itu semua? Tentunya, Allah tidak menghendaki kita seperti orang-orang Farisi, yang walau telah memahami firman Tuhan, tetapi apa yang mereka perbuat tidaklah demikian.
Sebagai orang tua, biarlah apa yang kita ajarkan kepada anak-anak kita, seperti rajin beribadah dan giat berdoa, diri kita pun boleh melakukannya. Sebagai pengkhotbah dan guru agama, biarlah apa yang kita ajarkan kepada jemaat dan anak-anak rohani kita, seperti berbuat kasih kepada sesama, diri kita pun boleh melakukannya.
Demikianlah kita menjadi orang-orang yang berbahagia, seperti Yakobus mengatakan, “Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya” (Yak. 1:25). Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
14Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.
15a Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.
Yesus hamba Tuhan
Matius 12:15b-21
15b Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,
17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
18 ”Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih,
yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan;
Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya,
dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.
19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak
dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.
20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya,
dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya,
sampai Ia menjadikan hukum itu menang.
21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.”
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ