SAUH BAGI JIWA
Hamba yang Dikasihi
Bacaan Alkitab Harian –
“Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: ‘Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.’” (Matius 8:8)
“Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: ‘Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.’” (Matius 8:8)
Kebanyakan orang akan memperlakukan orang lain sesuai dengan kedudukan dan status sosialnya. Apabila atasan kita yang memberikan undangan untuk hadir ke pesta pernikahannya, tentu tanpa berpikir dua kali kita akan hadir di dalam pernikahan tersebut. Namun apabila satpam di tempat kita bekerja yang mengundang kita ke pernikahannya, akankah sikap kita tetap sama?
Seorang perwira Romawi datang kepada Yesus memohonkan kesembuhan bagi hambanya yang sedang sakit. Ketika Tuhan Yesus hendak datang ke rumahnya, ia berkata, “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.”
Di samping imannya yang begitu baik, kita dapat melihat bagaimana perwira ini juga dapat memperlakukan hambanya dengan begitu baik, bahkan dia rela bersusah-payah menemui Yesus, hanya demi hambanya ini bisa sembuh. Kalau itu adalah anggota keluarganya, tentu hal ini tidak mengherankan. Tetapi memperhatikan seorang hamba layaknya memperhatikan anggota keluarganya sendiri, ini sungguh luar biasa.
Seperti perwira ini memperhatikan hambanya, biarlah kita juga boleh belajar untuk mengasihi dan memperhatikan setiap orang, terlepas dari apa pun juga penampilan dan statusnya di dalam masyarakat, sama seperti Allah Bapa kita juga mengasihi setiap orang. Pemazmur juga menyadari akan hal ini, “TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya” (Mzm. 145:9).
Mengasihi setiap orang, demikianlah Tuhan Yesus memberi teladan kepada kita ketika Ia berada di dalam dunia ini. Ia begitu memperhatikan orang-orang yang miskin. Ia mengasihi mereka yang lemah dan berbeban berat. Ia juga sangat menyayangi orang-orang yang sakit, timpang, lumpuh, dan buta. Melihat orang-orang ini, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Lalu, Ia pun mengulurkan tangan-Nya untuk menolong dan menyembuhkan mereka.
Hari ini, melihat orang-orang yang berkekurangan dan membutuhkan pertolongan, siapa pun mereka, dari golongan mana pun mereka berasal, biarlah kita juga boleh mengulurkan tangan untuk membantu dan menolong mereka. Mengetahui ada di antara mereka yang sedang sakit, biarlah kita boleh memperhatikan dan mendoakan mereka. Mengetahui ada di antara mereka yang lemah imannya, biarlah kita juga dapat menghibur dan menguatkan mereka. Biarlah dengan kasih, kekuatan, dan penghiburan dari Tuhan Yesus, kita boleh menjadi penolong bagi setiap orang.
Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Hamba yang Dikasihi
5 Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
6 ”Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”
7 Yesus berkata kepadanya: ”Aku akan datang menyembuhkannya.”
8 Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: ”Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
9 Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”
10 Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.
11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”
13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: ”Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ