SAUH BAGI JIWA
Yakin akan Penyertaan Tuhan
Bacaan Alkitab Harian –
“Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat” (2 Timotius 4:18a)
“Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat” (2 Timotius 4:18a)
“Kasih karunia Tuhan menyertai kamu”–ungkapan serupa sering kita temukan dalam surat-surat yang Rasul Paulus kirimkan kepada jemaat-jemaat. Paulus yakin bahwa kasih karunia Tuhan akan menyertai setiap umat yang percaya kepada Tuhan, sehingga dia senantiasa mengingatkan jemaat akan hal ini. Selain itu, dia juga ingin agar jemaat dapat memiliki keyakinan yang sama.
Alasan keyakinan Rasul Paulus akan penyertaan Tuhan ini adalah karena dia percaya pada janji Tuhan. Tuhan sendiri telah berkata kepadanya dalam suatu penglihatan, “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau” (Kis 18:9-10).
Dalam pelayanannya, Paulus menghadapi berbagai usaha jahat dari berbagai pihak: ada guru-guru palsu seperti Himeneus dan Filetus; Aleksander yang dikatakan banyak berbuat jahat kepada Paulus; pemenjaraan dan juga hukuman fisik. Walaupun demikian, dia tetap yakin sepenuhnya akan janji penyertaan Tuhan–dia percaya bahwa Tuhan akan melepaskannya dari setiap usaha yang jahat. Inilah sumber kekuatan yang membuatnya tetap bertahan dan setia dalam segala kesukaran, sehingga dia dapat berkata, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Flp 4:13).
Selain percaya pada janji Tuhan, pengenalan akan Tuhan juga dapat membuat kita yakin akan penyertaan-Nya. Roh Kudus merupakan bukti nyata penyertaan Tuhan atas diri kita, bahwa Dia senantiasa ada bersama dengan kita.
Rasul Paulus tahu persis siapa yang dia percaya, sehingga di dalam dirinya ada keyakinan yang kuat bahwa Tuhan yang dia percayai sangat berkuasa dan lebih dari mampu untuk menolongnya. Maka, jika kita menyebut diri kita sebagai orang Kristen, telah dibaptis, dan menerima Roh Kudus, namun tidak merasakan penyertaan Tuhan, maka kita perlu bertanya pada diri sendiri: Apakah kita telah sungguh-sungguh mengenal Tuhan?
Pengalaman hidup akan penyertaan Tuhan bukan hanya dimiliki Paulus, tapi dapat dialami oleh setiap orang percaya yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dan yang setia. Tuhan Yesus sendiri berkata bahwa Dia akan menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman (Mat. 28:20). Tapi, apakah kita memercayai hal ini?
Manusia tidak pernah lepas dari masalah. Oleh karena itu, kita memerlukan Tuhan. Tentu kita memerlukan pertolongan-Nya agar dapat mengatasi setiap masalah. Tapi sebelumnya, kita harus tetap memiliki damai sejahtera dan sukacita, bahkan di tengah masalah. Sebab kadangkala, bahkan yang sering kali terjadi, Tuhan tidak segera menjawab dan menolong kita. Di sinilah letak pentingnya keyakinan akan penyertaan Tuhan itu. Sebab damai sejahtera dan sukacita ada jika kita yakin bahwa Tuhan beserta kita.
Menguatkan keyakinan kita akan penyertaan Tuhan itu sangat penting. Salah satu caranya adalah dengan memperdalam pengenalan kita akan Tuhan. Semakin dalam kita mengenal-Nya, semakin yakin pula kita akan penyertaan-Nya.
Kiranya renungan ini dapat menginsafkan kita untuk lebih bertekun dan bergiat dalam membaca Alkitab, karena Alkitab memuat janji Allah dan melalui Alkitab, kita dapat lebih mengenal-Nya. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
2 Timotius 4:9-22
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Pesan terakhir
9 Berusahalah supaya segera datang kepadaku,
10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.
11 Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku.
12 Tikhikus telah kukirim ke Efesus.
13 Jika engkau ke mari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama perkamen itu.
14 Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya.
15 Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita.
16 Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku – kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka –,
17 tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.
18 Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
Salam
19 Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.
20 Erastus tinggal di Korintus dan Trofimus kutinggalkan dalam keadaan sakit di Miletus.
21 Berusahalah ke mari sebelum musim dingin. Salam dari Ebulus dan Pudes dan Linus dan Klaudia dan dari semua saudara.
22 Tuhan menyertai rohmu. Kasih karunia-Nya menyertai kamu!
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ