SAUH BAGI JIWA
Hari yang Dirindukan
Bacaan Alkitab Harian –
“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya” (2 Timotius 4:8)
“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya” (2 Timotius 4:8)
Hari kedatangan Tuhan seringkali bukan menjadi hari yang dirindukan. Jika ditanya: Bagaimana jika Tuhan datang besok? Secara umum, orang-orang mungkin akan menjawab, “Jangan dulu. Kalau bisa, Tuhan jangan cepat-cepat datang. Saya belum siap.” Tampaknya, hari kedatangan Tuhan bukan menjadi hari yang ditunggu-tunggu, malah orang-orang merasa takut untuk menyambut hari tersebut.
Namun, dalam
Kita harus memahami terlebih dahulu hal ini: Mengapa orang pada umumnya takut menyambut hari kedatangan Tuhan? Itu karena tidak sedikit orang berpikir bahwa hari kedatangan Tuhan adalah hari yang mengerikan dan menakutkan. Sebagian orang mungkin akan langsung membayangkan sebuah peristiwa yang menakutkan, seperti bagaimana dunia ini dihancurkan dan bagaimana Tuhan membinasakan serta menghukum manusia berdosa dengan kejam.
Memang betul, orang yang berdosa akan menerima hukuman dan orang yang jahat akan memperoleh kebinasaan. Namun, apakah hal ini membuat kita akhirnya menjadi beranggapan bahwa Tuhan itu jahat dan kejam dan bahwa Dia menginginkan kebinasaan manusia?
Penghakiman kelak adalah wujud dari keadilan Tuhan. Bukan karena Tuhan itu jahat atau kejam, bukan juga karena Tuhan ingin membinasakan manusia, tapi karena manusia sendirilah yang memilih untuk binasa. Karena jika kita membaca dalam Yohanes 3:16, kita akan mengetahui bahwa Tuhan tidak menginginkan kebinasaan manusia.
Tujuan Tuhan datang yang kedua kali adalah untuk menyelamatkan kita, bukan untuk membinasakan kita. Bukankah Tuhan telah turun ke dunia dan rela berkorban, untuk memberikan kita kesempatan agar kelak ketika Dia datang kembali, Tuhan mendapati kita dalam keadaan selamat?
Selain itu, Tuhan juga telah memberitahukan tanda-tanda menjelang kedatangan-Nya, yang sebenarnya mendorong kita untuk dapat berjaga-jaga. Tuhan memberitahukan kita akan hal ini agar ketika Dia datang kembali, kita berada dalam keadaan selamat, bukan dalam keadaan binasa. Namun, sering kali manusialah yang memilih jalan untuk berbuat dosa dan menjadi binasa.
Jika kita mengerti bahwa Tuhan tidak menginginkan kita binasa, melainkan selamat, seharusnya hari kedatangan-Nya bukanlah menjadi hari yang menakutkan, tapi menjadi hari yang kita rindukan. Di hari itulah Tuhan akan datang kembali ke dunia untuk menyelamatkan kita dan menyediakan hidup kekal bagi kita.
Marilah kita lihat diri kita kembali, apakah kita sudah siap untuk menyambut kedatangan-Nya? Selama masih ada waktu, mari kita persiapkan diri kita sebaik mungkin. Tuhan Yesus memberkati kita. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
2 Timotius 4:6-8
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ