SAUH BAGI JIWA
Perhatikanlah Yanes dan Yambres
Bacaan Alkitab Harian –
“Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji” (2 Timotius 3:8)
“Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji” (2 Timotius 3:8)
Ada sebuah peribahasa mengatakan: Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Maksud dari peribahasa tersebut adalah orang yang mati akan selalu meninggalkan kenangan yang diingat oleh orang lain, baik itu adalah kenangan yang baik ataupun yang buruk. Maka, bagaimana seseorang menjalani kehidupan ini akan sangat menentukan, kelak akan diingat sebagai pribadi yang seperti apa. Apakah kita akan meninggalkan nama baik seperti para pahlawan yang berjasa, sehingga namanya selalu dikenang dan bahkan diberikan penghormatan? Atau apakah kita akan dikenal sebagai orang yang buruk dan menjadi peringatan bagi orang lain agar tidak berbuat hal yang sama sehingga tidak mengalami akhir hidup yang sama?
Dalam renungan hari ini, Rasul Paulus dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, menyebutkan dua nama sebagai contoh yang buruk. Mereka adalah Yanes dan Yambres, orang-orang yang menentang Musa. Kita tidak akan pernah menemukan nama-nama ini, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, selain dalam
Lalu, bagaimana Rasul Paulus dapat mengetahui dan mengutip kedua nama ini? Menurut tradisi rabi orang Yahudi, nama Yanes dan Yambres adalah sebutan untuk para ahli sihir yang berasal dari Mesir, yang pada saat itu berusaha menyamai dan menentang mukjizat yang dibuat oleh Harun maupun Musa di hadapan Firaun (Kel 7:11).
Para ahli sihir ini berusaha menirukan apa yang diperbuat oleh Musa dan Harun, sehingga mereka membuat Firaun menjadi tidak mudah percaya terhadap mukjizat-mukjizat dari Tuhan. Akibatnya, Firaun tidak memberikan izin kepada Musa dan Harun untuk membawa keluar umat Israel dari Mesir. Dari penggalan cerita inilah, para rabi menggunakan nama Yanes dan Yambres untuk menyebut para ahli sihir dari Mesir, dan Rasul Paulus pun mengikutinya.
Mengapa Paulus turut menggunakan nama-nama itu? Sebab, saat itu Paulus sedang menghadapi guru-guru palsu yang menyesatkan. Meskipun saat itu bukan Paulus sendiri yang berhadapan dengan mereka, melainkan Timotius. Paulus menggunakan kejadian di masa lalu untuk menjelaskan mengenai kondisi yang dihadapi oleh gereja, yaitu adanya penentang kebenaran, seperti Yanes dan Yambres. Paulus menyatakan bahwa para penentang kebenaran itu memiliki akal yang bobrok dan iman mereka tidak tahan uji. Seperti Yanes dan Yambres, kebodohan mereka pun akan nyata bagi semua orang. Sungguh, kedua nama ini meninggalkan kesan yang tidak baik dan dipakai untuk menggambarkan hal yang buruk.
Biarlah hal ini juga menjadi peringatan bagi kita, agar kita berusaha untuk menjaga perbuatan kita selama masa hidup. Lakukanlah perbuatan baik yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Dengan demikian, ketika waktu kita di bumi ini telah habis, kita dapat meninggalkan nama baik dan memancarkan kehidupan yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus menyertai kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
2 Timotius 3:1-9
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Keadaan manusia pada akhir zaman
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
6 Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,
7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.
8 Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.
9 Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan mereka pun akan nyata bagi semua orang.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ