SAUH BAGI JIWA
Kondisi Nyaman yang Mendatangkan Tantangan
Bacaan Alkitab Harian –
“Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati” (1 Timotius 6:17)
“Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati” (1 Timotius 6:17)
Semua orang tentunya tidak mengharapkan kondisi sakit, kekurangan secara finansial, dikecewakan, berduka, dan lain sebagainya. Sebaliknya, kita tentu mengharapkan kondisi sehat, berkecukupan atau bahkan berlebih secara finansial, dihargai orang lain, penuh sukacita, dan lainnya. Namun, kita tahu bahwa kita tidak memiliki kuasa untuk memilih kondisi-kondisi yang akan terjadi dalam kehidupan kita.
Meskipun demikian, banyak orang tetap mengejar dan mengusahakan kondisi-kondisi yang baik dalam kehidupannya. Itu karena mereka berpandangan bahwa kondisi yang baik menghilangkan tantangan dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan iman. Terkhususnya perihal kondisi finansial yang baik, karena seringkali kondisi finansial yang baik dianggap dapat memberikan kesehatan yang lebih baik dan juga kebahagiaan dalam hidup.
Namun, bagaimana Alkitab menanggapi ketika seseorang berada dalam kondisi finansial yang baik?
Ayat 17 dan 18 menggunakan kata ‘peringatkanlah’, suatu kata yang menekankan kewaspadaan untuk berhati-hati atas potensi bahaya yang mungkin terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa ketika kondisi ‘kaya’ terjadi, maka sesungguhnya ada tantangan atau suatu potensi bahaya yang sangat perlu diperhatikan.
Dalam ayat 17, ada suatu kenyataan tantangan yang sering kali tertutupi oleh keindahan kondisi yang kita harapkan tersebut. Ketika seseorang berada dalam kondisi finansial yang baik, justru tantangan untuk tetap rendah hati menjadi semakin besar. Tantangan untuk lebih bersandar kepada Allah dibanding kepada harta juga menjadi meningkat. Kita harus berwaspada agar tidak memandang rendah orang lain dan agar kita tidak bersandar pada harta materi.
Orang yang diberikan kondisi finansial yang baik juga memiliki satu tanggung jawab, yaitu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi. Hal ini memberitahukan kepada kita bahwa kondisi baik ini tidak serta-merta hanya untuk kita nikmati, tapi juga ada tanggung jawab yang harus dijalankan.
Dari sini, kita dapat mengetahui bahwa bukan saja kondisi yang tidak menyenangkan yang dapat mendatangkan sebuah tantangan atas iman kita. Kondisi yang nyaman pun dapat memberikan tantangan iman.
Kiranya kita dapat menjadi pribadi yang mawas diri atas kondisi baik yang Tuhan anugerahkan kepada kita. Dan kiranya kita memahami tanggung jawab yang ada di balik kondisi baik tersebut. Jangan hanya mengusahakan kondisi baik dalam kehidupan di dunia, namun usahakanlah juga harta rohani untuk kehidupan kekal yang Tuhan telah janjikan kepada setiap orang yang percaya. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Timotius 6:17-21
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.
18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.
20 Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan kepadamu. Hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan,
21 karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan dengan demikian telah menyimpang dari iman. Kasih karunia menyertai kamu!
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ