SAUH BAGI JIWA
Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran
Bacaan Alkitab Harian –
“Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran” (1 Timotius 3:15)
“Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran” (1 Timotius 3:15)
Pilar adalah salah satu komponen penting dari berdirinya sebuah bangunan. Pilar harus kuat, tidak mudah goyah, dan mampu menopang bangunan tersebut. Begitu pula dengan suatu dasar bangunan. Dasar yang rapuh dapat membuat sebuah bangunan menjadi miring atau bahkan runtuh, tidak peduli apakah tampilan luarnya begitu indah. Oleh karena itu, dua hal ini merupakan dua hal penting dalam suatu bangunan.
Dalam suratnya kepada Timotius, Rasul Paulus mengatakan bahwa Timotius seharusnya sudah mengetahui bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah. Keluarga Allah adalah jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran yang dipegang oleh gereja, yaitu untuk memegang dan menopang kebenaran, layaknya tiang penopang dan dasar dari suatu bangunan. Apabila gereja tidak memegang kebenaran yang sesungguhnya, maka gereja akan kehilangan identitas dan fungsinya, yaitu untuk memelihara iman jemaat. Gereja mungkin masih terlihat aktif, tapi hal apalagi yang mereka perjuangkan? Semuanya menjadi rapuh dan mudah goyah—seperti sebuah bangunan yang tidak mempunyai pilar dan fondasi yang kuat.
Pada saat ini, kita dapat menemukan banyak ajaran yang berbeda-beda. Belum lagi, dunia ini dapat cepat berubah. Dalam situasi seperti ini, kita—sebagai bagian dari gereja–dapat dengan mudah menjadi ragu dan tergoda untuk menyesuaikan kebenaran. Misalnya, ajaran atau nilai firman Tuhan yang dianggap terlalu keras dengan sengaja dilunakkan agar dapat lebih mudah diterima. Dengan demikian, kebenaran tidak lagi disampaikan apa adanya, melainkan disesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh pendengarnya. Tentu ini bukanlah kehendak Tuhan.
Tugas utama gereja adalah untuk menyatakan pesan Tuhan dan keselamatan-Nya. Jika apa yang disampaikan diubah, apakah masih ada kekuatan di dalam pesan tersebut yang dapat menyelamatkan kita?
Marilah kita renungkan: Apakah kita masih memegang kebenaran yang seutuhnya atau apakah kita juga sudah mulai goyah? Agar kita dapat terus bertahan dalam kebenaran yang seutuhnya, kita harus dengan tekun mempelajari firman Tuhan. Meskipun pesan di dalamnya terdengar keras, kiranya kita dapat tetap dengan setia menaatinya, bukan memilah mana yang kita taati dan mana yang tidak kita taati. Jangan juga kita mengubahnya, karena bagi siapa yang mengubahnya, ada hukuman yang harus ditanggung (Why. 22:18-19). Mohonlah kepada Tuhan agar Dia dapat menguatkan dan menolong kita supaya kita dapat tetap setia memegang kebenaran.
Kiranya sebagai jemaat dari Allah yang hidup, kita dapat tetap menjadi tiang penopang dan dasar kebenaran yang tidak mudah tergoyahkan. Tuhan Yesus menyertai kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Timotius 3:14-16
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Jemaat Allah, dasar dan penopang kebenaran
14 Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau.
15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
16Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita:
”Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia,
dibenarkan dalam Roh;
yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat,
diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah;
yang dipercayai di dalam dunia,
diangkat dalam kemuliaan.”
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ