SAUH BAGI JIWA
Sempurna hingga Paripurna
Bacaan Alkitab Harian –
“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Tesalonika 5:23)
“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Tesalonika 5:23)
Pada umumnya, tahun baru merupakan momen yang istimewa bagi kita untuk menetapkan resolusi. Resolusi adalah sebuah tekad yang memotivasi diri, mempertajam fokus pada prioritas, serta memberi arah yang jelas bagi perjalanan kita ke depan. Tujuan kita sebagai seorang Kristen adalah panggilan Allah yang paripurna, yaitu suatu panggilan menuju pemenuhan rencana Allah atas hidup kita, sampai titik akhir yang Ia kehendaki.
Akan tetapi, apabila kita mau merenungkan kembali perjalanan sepanjang tahun yang lalu, kita mungkin akan mendapatkan bahwa banyak orang telah gagal mencapai resolusi yang pernah ditetapkan di awal tahun. Semangat mereka yang berkobar laksana api di awal tahun acap kali kian meredup di tengah jalan dan padam sebelum akhir tahun tiba. Mengapa demikian?
Kebanyakan resolusi hanya tersimpan di dalam hati atau terucap di bibir, tanpa ada aksi yang nyata. Pada akhirnya, kita tahu resolusi semacam itu hanyalah sebuah ilusi. Berbeda dengan orang-orang yang melangkah dari hari ke hari dengan aksi yang nyata. Kemungkinan mereka untuk mencapai targetnya lebih besar.
Demikian pula dengan kehidupan rohani. Kita selalu menginginkan kehidupan rohani yang sempurna, yaitu agar kelak ketika Tuhan Yesus datang kembali, kita dapat hidup kekal bersama-sama dengan-Nya di dalam Kerajaan Surga. Namun, kita sering lupa untuk memelihara unsur kehidupan manusia, yakni tubuh, jiwa, dan roh kita secara utuh dan menyeluruh.
Saudara-saudari yang terkasih di dalam Tuhan, pada zaman ini ada banyak orang yang cenderung melupakan panggilan untuk memelihara ketiga unsur kehidupan tersebut. Umumnya, mereka hanya memberikan perhatian pada satu atau dua bagian saja. Ada yang rajin berolahraga demi menjaga tubuh tetap bugar. Ada pula yang menetapkan pola makan sehat. Semuanya itu baik, tapi pertanyaannya: Apakah perhatian yang sama juga diberikan bagi roh dan jiwa kita?
Kita tahu bahwa tubuh yang sehat tanpa jiwa yang tenang, atau roh yang hidup tanpa tubuh yang terpelihara tidaklah utuh. Oleh karena itu, Penatua Yohanes dalam suratnya juga pernah mendoakan Gayus, supaya keadaannya baik dan sehat dalam segala sesuatu, sama seperti jiwanya yang baik-baik saja (3 Yoh 1:2).
Oleh karena itu, pada hari ini, kita seyogyanya bukan hanya memperhatikan tubuh insani saja. Alkitab berkata, “Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang” (1 Tim 4:7-8).
Di tahun yang baru ini, marilah kita menempatkan kehidupan rohani sebagai prioritas utama. Sebab, seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara lahiriah pasti akan melemah dan merosot. Namun demikian, manusia batiniah kita harus senantiasa diperbarui dari hari ke hari. Bila kita terus memberi perhatian kepada aspek rohani hingga garis akhir, maka kita akan diselamatkan (Mat. 24:13). Tuhan Yesus memberkati, amin.
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Tesalonika 5:23-28
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Salam
23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.
25 Saudara-saudara, doakanlah kami.
26 Sampaikanlah salam kami kepada semua saudara dengan cium yang kudus.
27 Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.
28 Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ