SAUH BAGI JIWA
Kematian Orang Percaya
Bacaan Alkitab Harian –
“…maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa…” (1 Tesalonika 4:16-17)
“…maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa…” (1 Tesalonika 4:16-17)
Kematian adalah kenyataan yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Umumnya, kematian seseorang membawa kesedihan bagi orang-orang terdekatnya. Tempat tidur yang biasanya terisi, sekarang hanya tersisa bantal dan selimut yang terlipat. Kursi hangat yang biasanya diduduki, sekarang menjadi kosong dan dingin. Gelas tempat air minum yang biasanya terisi penuh, sekarang tersimpan rapi di lemari karena tidak digunakan. Suara yang sering kita dengar hanya tinggal sebuah kenangan.
Banyak orang beranggapan bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Mereka mungkin berpikir, dengan adanya kematian, maka mereka yang masih hidup akan selamanya terpisah dengan orang yang telah meninggal. Mereka juga mungkin beranggapan bahwa mereka tidak dapat berkumpul bersama-sama kembali dengan orang yang mereka kasihi. Oleh karena itu, biasanya orang yang ditinggalkan akan merasa sangat berdukacita dan bersedih hati, bahkan dapat menjadi terpuruk.
Akan tetapi, untuk orang yang sudah percaya kepada Tuhan, Paulus memberikan penghiburan mengenai kematian. Dalam
Paulus mengatakan agar kita jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Pengharapan kita pada hari ini adalah kita percaya bahwa Tuhan Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita juga percaya bahwa mereka yang telah meninggal dalam Tuhan Yesus pun akan dibangkitkan kembali. Bersedih karena kepergian seseorang itu hal yang wajar, namun kiranya hal tersebut tidak membuat kita tenggelam dalam keputusasaan. Mereka yang menjadi terpuruk ketika ditinggalkan oleh orang yang dikasihi mungkin dapat mengingat kembali pengharapan bagi orang yang percaya ini.
Dalam konteks Alkitab, kata ‘meninggal’ dalam ayat tersebut dalam bahasa Inggris berbunyi “asleep,” yang artinya tertidur. Hal ini berarti walaupun memang orang yang percaya kepada Tuhan akan mengalami kematian secara fisik dan meninggalkan orang-orang di dunia ini, tapi kematian ini hanya bersifat sementara. Pada saat Tuhan datang kembali, mereka yang telah mati akan bangkit kembali. Sedangkan kita yang masih hidup, akan diangkat bersama-sama dengan mereka untuk tinggal dengan Tuhan selamanya.
Oleh karena itu, mengenai kematian, Paulus mengatakan bahwa kematian orang yang percaya kepada Tuhan hanyalah bersifat sementara. Kita memiliki pengharapan bahwa saat Tuhan Yesus datang kembali, kita semua akan bersama-sama diangkat dan bertemu kembali dengan Tuhan. Kita juga dapat berkumpul kembali dengan orang-orang percaya yang kita kasihi. Maka, kuatkan dan teguhkanlah iman kita hingga Tuhan Yesus datang kembali. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Tesalonika 4:13-18
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
Kedatangan Tuhan
13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ