SAUH BAGI JIWA
Doa untuk Jemaat Tesalonika
Bacaan Alkitab Harian –
“Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya” (1 Tesalonika 3:13)
“Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya” (1 Tesalonika 3:13)
Doa adalah sebuah sarana komunikasi kita dengan Tuhan. Di dalamnya, kita biasanya akan memanjatkan bermacam-macam hal, seperti ucapan syukur, pujian, dan permohonan. Tidak hanya untuk diri sendiri, kita juga dapat membawa nama orang lain di dalam doa kita. Hal ini merupakan suatu hal yang sangat baik.
Dalam surat kepada jemaat di Tesalonika, Paulus dan rekan-rekan sepelayanannya menuliskan harapan mereka kepada Tuhan untuk para jemaat. Mereka berharap agar Allah membukakan jalan mereka kepada para jemaat di sana. Selain itu, mereka juga berharap agar Tuhan menjadikan para jemaat bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang. Mereka juga menambahkan suatu harapan agar Tuhan menguatkan hati para jemaat, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah pada waktu kedatangan Tuhan Yesus.
Melalui doa ini, kita dapat menangkap beberapa poin. Pertama, Tuhan berperan dalam membuat kita berlimpah dalam kasih terhadap orang lain. Tuhan jugalah yang dapat menguatkan hati kita, agar tak bercacat dan tetap kudus di hadapan-Nya. Sebagai manusia yang kekuatannya terbatas, kita tidak dapat bersandar kepada kekuatan kita sendiri. Oleh karena itu, kita harus terus menempatkan iman kita di dalam Tuhan dan memohon agar Ia menggenapi maksud-Nya yang baik dalam diri kita.
Kita juga dapat belajar untuk dapat mendoakan sesama. Tentu, kita harus memohon agar Tuhan bekerja dalam diri kita. Tapi, jangan kita lupa untuk mendoakan orang lain agar Tuhan juga bekerja dalam diri mereka. Doakan sesama kita agar Tuhan menguatkan hati mereka dan agar mereka pun berlimpah dalam kasih.
Doa bukanlah sekadar rutinitas, melainkan dapat menjadi sebuah ungkapan kasih dari diri kita untuk orang lain. Seperti yang kita ketahui, doa dapat memberikan kita kekuatan, sehingga kita dapat bertahan di tengah penderitaan. Demikian pula, doa kita bagi orang lain dapat menjadi kekuatan bagi mereka di tengah pergumulan yang sedang mereka hadapi.
Pelajaran lainnya yang dapat kita ambil dari doa untuk jemaat di Tesalonika itu adalah bagaimana sebuah doa bukan hanya berorientasi kepada hal duniawi, melainkan juga pada hal rohani. Berdoa untuk pekerjaan atau kesehatan itu diperbolehkan, tapi kiranya kita juga tidak lupa untuk mendoakan perihal iman kerohanian. Kehidupan kita ini bukan hanya perihal perkara duniawi, melainkan juga merupakan perjalanan kita untuk memperoleh kekekalan.
Kiranya melalui doa yang tercantum dalam surat untuk jemaat di Tesalonika ini, kita dapat belajar untuk bersandar pada Tuhan agar dapat berlimpah dalam kasih dan agar kita dapat tetap kudus. Doakanlah juga bagi sesama agar mereka turut dikuatkan. Terakhir, kiranya kita dapat belajar untuk tidak hanya mendoakan tentang perkara duniawi, melainkan perkara rohani juga. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya!
Sauh Bagi Jiwa Sebelumnya
Gerakan Membaca Alkitab
1 Tesalonika 3:11-13
Pelajari lebih mendalam tentang ayat bacaan hari ini
-
11 Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita, membukakan kami jalan kepadamu.
12 Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.
13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.
Apakah Anda sudah membaca Alkitab hari ini?
Terima kasih atas dukungan dari Saudara/i.
Kami percaya, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (1Kor. 15:58b).
Bagi Saudara/i yang tergerak untuk mendukung dana bagi Sauh Bagi Jiwa, dapat menyalurkan dananya ke:
Bank Central Asia (BCA)
KCP Hasyim Ashari – Jakarta a/n:
Literatur Gereja Yesus Sejati
a/c: 2623000583
Tulis berita: SBJ